GENTAMICIN

INDIKASI
Septikemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan atau zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut), meningitis (radang selaput otak), infeksi saluran kemih, saluran pernafasan, saluran pencernaan, kulit, tulang, & jaringan lunak.
KONTRA INDIKASI
Hipersensitivitas.
PERHATIAN
Gangguan fungsi ginjal.
Hamil & menyusui.
Interaksi obat : zat-zat lain yang bisa mengakibatkan ototoksis dan nefrotoksis, diuretika poten, dan neuromuskular bloker.
EFEK SAMPING
Ototoksisitas & nefrotoksisitas.
INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL
C: Penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin ( teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan belum ada penelitian yang terkendali pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan belum tersedia. Obat seharusnya diberikan bila hanya keuntungan potensial memberikan alasan terhadap bahaya potensial pada janin.
DOSIS
# Dewasa : 3-5 mg/kg berat badan/hari.
Infeksi berat : dosis dinaikkan menjadi 5 mg/kg berat badan/hari.
# Anak-anak : 6-7,5 mg/kg berat badan/hari.
# Bayi : 7,5 mg/kg berat badan/hari.
# Bayi prematur dan bayi berusia kurang dari 1 minggu : 5 mg/kg berat badan/hari.
Diberikan dalam 3 dosis terbagi secara intramuskular/intravena.
ERYTHROMYCIN

INDIKASI
Infeksi saluran napas, bronkhitis, trakheobronkhitis, pneumonia, bronkhopneumonia, tonsilitis, laringitis, sinusitis, dan otitis media.
KONTRA INDIKASI
Hipersensitif.
PERHATIAN
Gangguan fungsi hati, super infeksi.
EFEK SAMPING
Gangguan saluran pencernaan, jarang : hepatotoksik, ototoksik.
KEAMANAN PADA WANITA HAMIL
B: Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya).
DOSIS
Dewasa : 4 kali sehari 250-500 mg.
Anak-anak : 30-50 mg/kg berat badan dalam dosis terbagi yang diberikan tiap 6, 8, atau 12 jam.
Anak berusia kurang dari 2 tahun : 4 kali sehari 125 mg.
PENYAJIAN
Dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau tidak






